Trial And Eror

Knowledge Is Free..!
Start Working Smart, Not Hard
Start Sharing, Not Selling

Showing posts with label PHP. Show all posts
Showing posts with label PHP. Show all posts

Tuesday, 1 December 2015

Mengenal Object Oriented Programming (OOP) pada PHP

Mengenal Object Oriented Programming (OOP) pada PHP
Bertemu dengan Saya lagi, nama Saya Amin Yusuf Ganteng Dunia Akhirat :v bercanda Bro, disini saya akan berbagi ilmu tentang Mengenal Object Oriented Programming (OOP) pada PHP, maka ijinkanlah Saya untuk berbagi dalam hal ini.

Pengenalan

Seperti Bahasa pemrograman lain, PHP juga mempunyai pemrograman berbasis objek. pengertian menurut Om Wiki :
Pemrograman Berbasis Objek atau Object Oriented Programming (OOP) adalah sebuah tata cara pembuatan program (programming paradigm) dengan menggunakan konsep “objek” yang memiliki data (atribut yang menjelaskan tentang objek) dan prosedur (function) yang dikenal dengan method. (http://en.wikipedia.org/wiki/Object-oriented_programming).

Yah, dalam arti sederhananya adalah memecahkan masalah program dengan suati objek. Yaitu objek disini diumpakan dengan fungsi/function yang bisa berdiri sendiri. untuk membuat aplikasi objek/fungsi saling bertukar data.

Class/Object

Untuk lebih memahami OOP sebelumnya kita perjelas apa itu Class dan Object. Class adalah sekumpulan fungsi (metode) dan property (variabel) yang telah terorganisasi secara baik dan dapat digunakan berulang-ulang. Sedangkan Object adalah bentuk/hasil dari instansiasi kelas. Jadi untuk dapat menggunakan fungsi dan property dari kelas kita perlu menjadikannya sebuah objek.

Membuat Kelas

Dalam PHP untuk membuat sebuah kelas menggunakan kata kunci class yang kemudian diikuti nama kelasnya. Kemudian dalam class body (dalam tanda kurung kurawal) kita isi dengan property dan fungsi-fungsinya.

Class OOP PHP
<?php
    class User{
        <definisi class>
    }
?>

Encapsulation

Enkapsulasi adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk menjaga nilai dari property kelas agar tidak dapat secara langsung diakses dari luar. Cara melakukan enkapsulasi itu adalah dengan memberi modifier access private ($nama, $harga) pada setiap property dalam kelas tersebut. Dengan begitu maka untuk dapat mengakses/mengubah nilai dari property sebuah kelas harus melalui metode yang ada (setNama($nama)).

Enkapsulasi :
<?php
    class User{
        private $nama;
        private $sekolah;

        function setNama($nama){
            $this->nama = $nama;
        }
    }
?>

Membuat Object

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, objek merupakan hasil instansiasi dari suatu kelas. Dalam PHP pembuatan objek tersebut dilakukan dengan cara menulis tag :

Membuat Object :
<?php
    <variable> = new <namakelas>;

        include"<lokasi file PHP berisi kelas>";
        $d = new User();

    }
?>

Anggota Kelas dan Scope

Anggota Kelas adalah menunjuk pada property dan metode suatu kelas. Sedangkan Scope adalah deklarasi atau batasan yang menentukan dari mana suatu anggota dapat diakses.

- Public

Merupakan scope default untuk semua property dan metode dalam suatu kelas. Dengan public anggota kelas tersebut dapat diakses dari script manapun.

- Private

Scope private ini berarti anggota itu hanya bisa diakses dalam kelas tersebut. Tanpa bisa dari luar ataupun turunannya.

- Protected

Scope ini sama dengan private, bedanya anggota tersebut dapat juga diakses oleh kelas turunannya.

Magic Method/Metode Ajaib

Yang disebut metode ajaib adalah metode-metode khusus yang secara langsung dapat berjalan secara otomatis. Metode tersebut adalah :

- Konstruktor

konstruktor adalah pembangun. Yaitu metode yang akan berjalan ketika kelas tersebut d-instansiasi (new). Untuk menambahkan konstruktor tersebut dapat ditulis dengan cara membuat fungsi : __construct().

- Destruktor

Seperti layaknya konstruktor, destruktor ini adalah kebalikan dari konstruktor. Destruktor berjalan ketika objek yang dibuat tersebut dibebaskan (release) yaitu ketika objek tersebut di unset (variable diberi nilai null). Tag-nya ditulis dengan cara : __destruct().

- Metode Getter

Metode ini adalah metode yang dijalankan secara otomatis ketika adanya usaha pembacaan variabel yang tidak dikenal (tidak ada) atau variabel private. Metode ini memiliki 1 parameter, yaitu nama variabel yang dicari.

- Metode Setter

Metode ini adalah metode yang dijalankan secara otomatis ketika adanya usaha pengisian nilai ke variabel yang tidak dikenal (tidak ada) atau variabel private. Metode ini memiliki 2 parameter, yaitu nama dan nilai dari variabel yang dicari.


<?php
    class User{
        private $nama;
        private $sekolah;

        function __construct(){
            $this->nama = Amin Yusuf;
            $this->sekolah = SMKN 2 BANDUNG JUARA;
        }

        function __destruct(){
            unset($this->nama);
            unset($this->sekolah);
        }

        function setUser($nama,$sekolah){
            $this->nama = $nama;
            $this->sekolah = $sekolah;
        }

        function getNama(){
            return "Nama Saya $this->nama";
        }

        function getSekolah(){
            return "Saya Sekolah di $this->sekolah";
        }

        function __get($var){
            echo "Variable $var Tidak dikenal...!";
        }

        function __set($var,$nil){
            echo "Variable $var Tidak dikenal...!";
            echo "Nilai $nil Tidak diproses...!";
        }
    }
?>

Inheritance

Inheritance atau pewarisan adalah pembuatan kelas turunan dari sebuah kelas (superclass/parent dan subclass/child).caranya adalah dengan menggunakan tag extends.
Inheritance :
<?php
    include "kelas.php";
    class AsalSekolah extends User{
        <definisi class>
    }
?>

Polymorphism

Polymorfisme adalah fitur yang paling penting dalam OOP. Dengan polymorfisme kita dapat mempersingkat kode program. Dengan metode inheritance kita dapat membuat kelas yang merupakan turunan dari kelas yang lain. Kita dapat menggunakan metode dari kelas induk ataupun dapat juga menggembangkannya dengan mudah.


<?php
    include "kelas";
    class NilaiUN extends AsalSekolah{
        private $mtk;
        private $bind;
        private $bing;
        private $ipa;

        function setNilai($mtk,$bind,$bing,$ipa){
            $this->mtk = $mtk;
            $this->bind = $bind;
            $this->bing = $bing;
            $this->ipa = $ipa;
        }

        function getNilaiMTK(){
            return "Matematika = $this->mtk";
        }

        function getNilaiBIND(){
            return "Bahasa Indonesia = $this->bind";
        }

        function getNilaiBING(){
            return "Bahasa Inggris = $this->bing";
        }

        function getNilaiIPA(){
            return "Ilmu Pengetahuan Alam = $this->mtk";
        }
    }
?>

Variabel Anggota Static

Dalam pembuatan objek suatu kelas, kita dapat mempunyai variabel yang nilainya berbeda-beda untuk tiap objek yang dibuat dari kelas yang sama. Tetapi sebuah kelas dapat mempunyai variabel yang nilainya dapat dipakai bersama oleh semua objek hasil instansiasinya. Variabel itu disebut variabel statis atau sering juga disebut variabel kelas.


<?php  
  class Jurusan{
        private static $mskTKJ = 0;
        private static $mskRPL = 0;
        private static $mskAM = 0;
        private static $mskMM = 0;         private $ket = "-";
        private $nama;

        function setJurusan($nama,$jurusan){
            $this->nama = $nama;
            if ($jurusan=="tkj"){
                   self::$mskTKJ++;
            }
            elseif($jurusan=="rpl"){
                   self::$mskRPL++;
            }
            elseif($jurusan=="am"){
                   self::$mskAM++;
                   if($this->nama=="Maya Dania"){
                       $this->ket="masuk hatiku ajh <3 May";
                   }
            }
            elseif($jurusan=="mm"){
                   self::$mskMM++;
            }
        }

        function tampil(){
            return "Masuk TKJ = "self::$mskTKJ;
            return "Masuk RPL = "self::$this->mskRPL;
            return "Masuk AM = "self::$this->mskAM;
            return "Masuk MM = "self::$this->mskMM;
            return "Nama Anda = $this->nama";
            return "Ket :  $this->ket";
        }

    }
?>

Metode Anggota Static

Seperti variabel statis, kelas juga dapat memiliki metode statis. Yaitu metode yang dapat dipakai oleh semua objek. Metode ini adalah metode yang dimiliki oleh kelas, jadi untuk menggunakan cukup dengan menggunakan nama kelas dan metodenya tanpa perlu meng-instansiasi kelas tersebut dahulu. Karenanya untuk mengakses anggota dari metode statis tidak bisa menggunakan kata kunci this->metode(), melaikan harus dengan self::<metode>.

<?php  

class Jurusan{

        static function hari($ke){
               $days = array("Senin","Selasa","Rabu","Kamis","Jumat","Sabtu","Minggu");
               if($ke<8 AND $ke>0){
                       $hari = $days[$ke-1];
               }else{
                       $hari = "Input Salah";
               }
               return $hari;

        }    
 
  }

?>

Menyalin Objek

Dalam peng-instansiasi-an sebuah kelas, dilakukan pembuatan objek dengan suatu lokasi memori tertentu. Dalam beberapa hal perlu dilakukan penduplikatan objek tertentu. Untuk melakukannya kita dapat menggunakan perintah <$obj2> = clone <$obj1>. Maka akan dibuatkan objek kedua yang isinya sama dengan objek pertama. 

Kelas parent:: dan self:: 

Kelas parent:: dalam PHP digunakan untuk menyebut super kelas dari sebuat kelas turunan. Fungsi ini digunakan untuk memudahkan OOP. Fungsi ini biasa digunakan dalam pemanggilan konstruktor atau metode milik super kelas. Sedangkan self:: adalah seperti yang dijelaskan diatas, fungsi ini digunakan untuk menyebut kelas dalam penggunaan anggota kelas statis. 

Operator Instanceof 

Operator ini adalah sama dengan is_a() dalam OOP lain. Fungsinya adalah untuk mengetahui apakah suatu kelas adalah turunan dari kelas yang disebutkan.


<?php  


     function tampil($objek){
           if($objek instanceof NilaiUN){
                       $nilai = getNilaiUN();
           }else{
                       echo "Objek tak dikenal";
           }
           return $nilai;

        }    
 
  }

?>

Metode dan Kelas Abstrak

Fungsi dari metode dan kelas abstrak adalah dalam pembuatan keseragaman antara sub kelas dari kelas abstrak. Kelas abstrak tidak dapat di-instansiasi melaikan untuk di-extends (penurunan). Dengan adanya metode abstrak ini maka kita harus meng-override metode abstraknya itu untuk dapat menjadi turunan dari kelas tersebut. Dengan begitu akan ada semacam standarisasi untuk turunan dari kelas tersebut.

Interface

Interface adalah kumpulan dari metode-metode yang semuanya abstrak. Bisa dikatakan hampir sama dengan kelas abstrak. Dalam hal ini interface memiliki konstanta tapi bukan variabel dan metode tanpa implementasi, jadi fungsinya adalah agar kelas yang meng-implementasi-nya melakukan override atas semua metodenya. Hubungannya dengan kelas peng-implementasi-nya adalah implements. Jadi interface difungsikan sebagai penghubung lingkungan luar dengan sebuah kelas.

<?php  

  interface aku{
   
     function job(){
           
          class aktor implements aku(){
               function job(){
                    echo"aku adalah aktor";
               }
          }

      }  

  }

?>

Metode Final

Metode final adalah metode yang tidak dapat di-override oleh kelas turunannya. 

Fungsi __autoload() 

Fungsi ini adalah fungsi yang akan dijalankan otomatis untuk meng-include-kan kelas yang diperlukan. Jadi kita tidak perlu menulis include semua nama kelas yang dibutuhkan, namun cukup menyebutkan letak kelas-kelas disimpan dan ketika dibutuhkan fungsi ini akan menggunakannya.

<?php  

    function __autoload($kelas){
           require_once
           $_SERVER["DOCUMENT_ROOT"]."/kelas/$kelas.php";
    }  

  }

?>
Sumber : http://studyinformatics.blogspot.co.id/2012/07/object-oriented-programming-oop-pada.html

Saturday, 21 March 2015

Tutorial CRUD PHP Database dengan PDO

Tutorial CRUD PHP Database dengan PDO
PDO (PHP Data Objects) adalah interface universal yang disediakan PHP untuk “berkomunikasi” dengan database server. Maksud dari interface universal adalah tidak terikat dengan database tertentu, jadi kita bisa menggunakan database lainnya yang sudah menyediakan PDO driver. Misalkan kita pertama tama menggunakan MySQL dan kemudian hari kita sewaktu waktu ingin pindah ke SQLite, Postgres atau Oracle. kita tidak perlu mengganti seluruh kode program, kita hanya tinggal mengganti cara pemanggilan awal PDO dan seluruh kode program yang ada bisa langsung digunakan untuk database baru.

Pernahkah anda berpikir bagaimana CMS dan PHP framework bisa mendukung multiple database hanya dengan mengubah konfigurasinya? Itu karena CMS dan PHP framework itu menggunakan PDO. Biasanya CMS yang memakai PDO minimal menawarkan akses mySQL,SQLite, Postgres dan Oracle.

Kondisi ini berbeda jika menggunakan mysql extension atau mysqli extension. Kedua extension ini hanya bisa bekerja dengan database MySQL. Karena alasan inilah banyak sebaiknya kita mulai beralih menggunakan PDO dibandingkan mysqli.

Secara teknis, apabila menggunakan mysql atau mysqli extension, PHP langsung berhubungan dengan MySQL Server, tetapi jika menggunakan PDO, ia tidak berhubungan langsung dengan database, tetapi hanya sebagai “interface”. Konsep PDO ini dapat digambarkan sebagai berikut:

PHP PDO –> Database Driver –> Database Server


PDO bekerja dengan metode yang disebut “data-access abstraction layer”. Artinya, apapun jenis database server yang digunakan, kode PHP yang ditulis akan tetap sama. PDO menyediakan “abstraction layer” untuk berkomunikasi dengan database server.

Untuk menggunakan PDO, kita harus mengaksesnya menggunakan object. PDO tidak menyediakan cara penulisan procedural style seperti mysqli atau mysql extension.

Oke langsung saja ke cara mendeteksi apakah PDO tersedia di web server Anda. ( Disini Saya menggunakan Xampp )

Cara mendeteksi PDO 

Cara termudah untuk mendeteksi support PDO adalah menggunakan script ini
Source Code:
print_r(PDO::getAvailableDrivers());
Tutorial CRUD PHP Database dengan PDO

Sample Kode :

Sample ini menggunakan driver PDO MySQL dan menggunakan teknik name paramater.

Koneksi


Source Code:
//koneksi MYSQL dengan PDO
$db=new PDO('mysql:host=localhost;dbname=candralab;charset=utf8','root','');

//contoh kalo postgresql
//$db=new PDO('pgsql:host=namaserverorIP;dbname=namadatabase;charset=utf8','usernamedb','passworddb');

SELECT

Source Code:
$sql="select * from kampus ";
   $stmt=$db->query($sql);
   while($kampus=$stmt->fetch(PDO::FETCH_OBJ)){
   echo $kampus->nama;
   echo $kampus->alamat;
}

INSERT

Source Code:
$sql = "INSERT INTO kampus(nama,alamat)
  VALUES(?,?)";
 $stmt=$db->prepare($sql);
 $result=$stmt->execute(array($nama,$alamat));

UPDATE

Source Code:
$sql = "update kampus set nama=?,
    alamat=?
    where idkampus=?";
   $stmt=$db->prepare($sql);
   $result=$stmt->execute(array($nama,$alamat,$id));

DELETE

Source Code:
$sql = "delete from kampus
  where idkampus=?";
     $stmt=$db->prepare($sql);
$result=$stmt->execute(array($id));

Bagaimana sekarang Anda memilih PDO, MySQLi, atau MySQL(yang sudah usang).


Minta Follow Gan Di Bagian Bawah ... !


Sumber Gambar : Mbah Google
Sumber Informasi : Mbah Candra

Sunday, 15 March 2015

Cara Mengetahui Minggu ke berapa dari Bulan PHP

Cara Mengetahui Minggu ke berapa dari Bulan PHP
Udah lama gak posting disini :D Follower masih 8 sama kaya dulu minta follownya dong :v .
Ok langsung saja saya akan mebagikan coding Cara Mengetahui Minggu ke berapa dari Bulan di PHP.
Saya mengetahui coding ini dari google tapi udah tenggelem jauh di forum PHP makanya saya repost Sekalian saya kasih tau fungsi coding codingnya .

Cara Mengetahui Minggu ke berapa dari Bulan di PHP
<?php
    $date=2015-03-15;
    $tgl=explode('-',$date); //explode untuk pemisah kata,  variable $date dengan batas - ke array
    $bln=$tgl[1]; //mengambil array $tgl[1] yang isinya 03
    $thn=$tgl[0]; //mengambil array $tgl[0] yang isinya 2015
    $ref_date=strtotime( "$date" ); //strtotime ini mengubah varchar menjadi format time
    $week_of_year=date( 'W', $ref_date ); //mengetahui minggu ke berapa dari tahun
    $week_of_month=$week_of_year - date( 'W', strtotime( "$bln/1/$thn" ) ); //mengetahui minggu ke berapa dari bulan  
?>
Sekian dari saya Terimakasih :D

Monday, 2 March 2015

Disarankan untuk meninggalkan format hashing MD5, SHA1, SHA256 untuk menyimpan password.

Sekedar share dari Arie Nugraha di grup PHP Indonesia : 

PHP password_hash password_verifyBagi rekan-rekan yang sedang mengembangkan aplikasi dengan PHP dan kebetulan production environment-nya mendukung PHP > 5.5, sangat disarankan untuk meninggalkan format hashing MD5, SHA1, SHA256 untuk menyimpan password. Gunakan fungsi: password_hash
Contoh password_hash:
<?php
echo password_hash('sakitnyatuhdisini', PASSWORD_BCRYPT);
?>
Kode di atas akan menghasilkan hash dengan panjang 60 karakter dengan algoritma Blowfish yang nilainya tidak konstan (tidak pernah sama untuk password yang sama) dari waktu-waktu karena salt-nya yang mengambil dari nilai random sistem operasi yang selalu berubah. Implikasinya untuk melakukan pemeriksaan password ketika login, maka juga harus menggunakan fungsi: password_verify
Contoh password_hash dan password_verity untuk login :
<?php
$password = $_POST['password'];
$hashed = password_hash($password, PASSWORD_BCRYPT);
if (password_verify($password, $hashed)) {
    echo 'Password cocok gan!';
} else {
    die('Maaf, password anda salah! Disitu saya kadang merasa sedih frown emotikon');
}
?>
Sebagian besar framework PHP seperti Laravel sudah menggunakan hash ini untuk penyimpanan password.
Semoga bermanfaat.
Referensi:
Achour, Mehdi, et. al. (2015). PHP: password_verify - Manual. Diakses melalui http://php.net/manual/en/function.password-verify.php pada 2 Maret 2015

Tuesday, 16 December 2014

Cara memasukan data lebih dari satu kedalam Databases menggunakan fungsi FOR


Membuat Input Data Lebih dari Satu ke Database dengan php - Untuk membuat banyak input tentu kita akan membutuhkan banyak textfield, textarea dan lain-lain.

Dalam pembuatan form ini kita harus paham terlebih dahulu tentang pengulangan dalam PHP, kenapa ? karena kita akan menggunakan

<?php for($jml=0;$jml<10;$jml++){  } ?>

Pertama tama kita membuat form input dengan fungsi FOR :
Cara memasukan data lebih dari satu kedalam Databases menggunakan fuingsi FOR



FORM dengan inputan lebih dari satu :
<form action='proses_absen.php' method='post'>
<?php
echo"
<table width='100%' style='text-align:center'>
<tr>
    <th>Nama</th>
    <th>Absen</th>
    <th>Ket</th>
</tr>";
include'config/koneksi.php';
$tampil=mysql_query("SELECT * FROM user ORDER BY nama");
while ($r=mysql_fetch_array($tampil)){
    echo "
    <tr>
    <td>$r[nama]<input type='hidden' value='$r[user]' name='user[]'/></td>
    <td><select name='absen[]'>";
    $absen = array('Masuk','Sakit','Izin','Alfa');
    $jml = count ($absen) ;
for ($a=0;$a<$jml;$a++){
        echo "<option value='$absen[$a]'> $absen[$a]</option><br/>";
        }
echo "</select></td>
    <td><textarea name='ket[]'></textarea></td>
    </tr>";}
echo "</table>";
?>
<input type='submit'>
</form>

liat di tag input name diberikan [] artinya semua input yang yang namenya itu dimasukan kedalam array contoh " <textarea name="ket[]"></textarea> "

lanjut ke proses penginputan databses


PROSES PENGINPUTAN :
<?php
include 'config/koneksi.php';
$user=$_POST['user'];
$date = date('d-m-Y');
$absen=$_POST['absen'];
$ket=$_POST['ket'];
if(!empty($absen)){
$max = count($user);
for($i=0; $i<$max; $i++){
       mysql_query("INSERT INTO absen(user,tanggal,absen,ket)
                                     VALUES('$user[$i]','$date','$absen[$i]','$ket[$i]')");
                                     }
header("location:dashboard.php?page=beranda");
}
?>

#Salam#KnowledgeIsFree

Saturday, 22 November 2014

Cara LOGIN PHP MySql dan Desain nya


Disini saya akan membagikan Cara LOGIN PHP MySql dan Desain nya, cie yang lagi belajar PHP serius banget semangat yah, ngoding gampang kok kalo masih tingkat software doang tapi kalo udah nyambung sama hardware itu baru susah. Ok Langsung Ajh saya berikan koding nya, jangan cuman COPAS doang pelajari yah.
Nih Langsung saja kodingnya :

PHP + HTML
<?php
include'config/<a href="http://www.trialanderor.tk/2014/11/membuat-koneksi-databases-mysql-php.html">koneksi.php</a>';
session_start();
    echo"
<!DOCTYPE HTML>
<html>
<head>
    <title>Belajar Bikin Login di PHP</title>
    <link rel='stylesheet' href='css/default.css' type='css/text' media='screen'/>
</head>

<body>
<div id='main-wrapper'>

<div id='header-wrapper'>
<a href='index.php'><img src='img/CGeks.png' height='150px' width='450px'/></a>
</div>
<hr />
<h1 align='center'>BIODATA
</h1>
<div>
<hr />
<label>
<form action='?login_attempt=1' method='post' name='login'>
<p><input id='email' name='id_user' type='text' placeholder='Username' style='background: #eee url(img/username.png) no-repeat 8px 12px;'/></p>
<p><input id='password' name='password' type='password' placeholder='Password' style='background: #eee url(img/password.png) no-repeat 8px 12px;'/></p>
<p><input id='submit' type='submit' name='Login' value='Login'/></p>
</form>
</label>
</div>
<br/>
<div id='footer'>
Created by <a href='http://www.trialanderor.tk' target='_blank'>Trial And Eror</a>

</div>

</div>
</body>
</html>";
if(isset($_GET['login_attempt'])){
    $id_user=$_POST['id_user'];
    $pass=md5($_POST['password']);
    $cek=mysql_query("SELECT*FROM user WHERE id_user='$id_user' AND password='$pass'");
    $row=mysql_fetch_array($cek);
    $hasil=mysql_num_rows($cek);
    if($hasil==1){
        $_SESSION['loginhast']=$row[id_user];
        $_SESSION['nama']=$row[nama];
        $_SESSION['level']=$row[level];
        header("location:biodata.php?page=beranda");
    }else{
        echo"<script>alert('Username atau Password Salah...!');window.location='#login_attempt=1'; </script>";
    }
}
?>



CSS
*{
    margin:0; padding:0;
    font-family:calibri, ‚segoe ui?, arial, tahoma, sans-serif;
    }
    body{
        background: #f0f0f0 ;
    }
    #main-wrapper{
        margin: 0 auto;
        margin-top: 80px;
        padding: 20px;
        width: 450px;
        background-color: white;
        border: silver solid;
        border-radius: 10px 10px 10px 10px;
    }
    #header-wrapper{
        width: 100%;
        margin: 0 auto;
    }
    #navigasi{
        width: 100%;
        margin: 0 auto;      
    }
    ul{
        background-color: brown;
    }
    ul li{
        list-style-type:none;
        list-style:none
    }
    li{
        float: left;
        padding: 5px;
        border-right: 5px;
    }
    #footer{
        clear:both;
        margin-top:20px;
        text-align:center;
        background-color: #ccc;
        padding:5px; color:#555555;
        text-decoration: none;
    }
    input {
width: 100%; -webkit-box-sizing: border-box; -moz-box-sizing: border-box; box-sizing: border-box;
padding: 10px; min-height: 44px; font-size: 14px !important; border: 0; color: #999;
background: #eee; padding-left: 30px;
    }
    input#submit{
        padding: 12px 0;
        border: 0;
        text-transform: uppercase;
        font-size: 13px;
        text-shadow: 1px 1px rgba(0,0,0,0.2);
        box-shadow: 0 2px 3px rgba(0,0,0,0.3);
        }

Friday, 21 November 2014

Cara Menampilkan Record Databases MySql PHP

Disini saya akan membagikan cara menampilkan Record Databases MySql PHP, cie yang lagi belajar PHP serius banget semangat yah, ngoding gampang kok kalo masih tingkat software doang tapi kalo udah nyambung sama hardware itu baru susah.
Ok Langsung Ajh saya berikan koding nya, jangan cuman COPAS doang pelajari yah.
Nih Kodingnya :
Koding Cara Menampilkan Record Databases MySql PHP
<?php
      $query=mysql_query("Select * FROM nama_table");
      $row=mysql_fetch_array($query);
      echo"$row['field'] /*field_dari_record_table*/
      ";
?>

#Salam #Knowledge_Is_Free

Thursday, 20 November 2014

Membuat koneksi databases Mysql PHP


Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML.
PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis.PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.
Oke Langsung saja nih saya berikan syntax nya

Syntax Koneksi databases Mysql
<?php
$server="localhost"; /*Servernya*/
$username="root"; /*Username Server*/
$pass=""; /*Password Server*/
$database="kg"; /*Nama Databases*/
mysql_connect ($server,$username,$pass) or die("Gagal");
mysql_select_db($database) or die("Database tidak di temukan");
?>

Tuesday, 18 November 2014

Beberapa Cara Memotong Artikel Post menggunakan PHP

Ketika membuat CMS (Content Management System) ataupun Portal Berita pasti menginginkan websitenya terlihat lebih rapih dan menarik dengan cara memotong artikel di halaman depan ataupun per-kategori. agar pengunjung bisa membaca selanjutnya. Fungsi ini lebih banyak di kenal dengan nama “excerpt function” atau “fungsi kutipan”
Mungkin dengan beberapa script di bawah ini dapat membantu pekerjaan ataupun tugas anda dalam membangun website.

Menggunakan Fungsi substr() :
<?php
$text="Banyak orang yang menginginkan Laptop ini harga yang mahal menjadi penghalangnya";
$shortberita=substr($text, 0, 10);echo $shortberita;
?>
 Maka hasilnya akan seperti ini " Banyak ora "

Contoh selanjutnya :
<?php
$text="Banyak orang yang menginginkan Laptop ini harga yang mahal menjadi penghalangnya";
if (strlen($text)>10){
$shortberita=substr($text, 0, 500);
$shortberita.="...";
}else{
$shortberita=$text;
}
echo $shortberita;
?>
Selesai

#Knowledge_Is_Free

Wednesday, 29 October 2014

For Looping di PHP

PHP (hypertext preprocesor) adalah bahasa pemograman berbasis web, disini saya akan menjelaskan tentang "looping", tentu di hampir semua pemograman ada looping baik itu di php c c++ atau pun VB.net dll.
ok langsung saja ke praktek :
looping dengan for
<?php
for ($x = 0; $x <= 10; $x++) {
    echo "The number is: $x <br>";
}
?>
Contoh

looping dengan foreach
<?php
$colors = array("red", "green", "blue", "yellow");

foreach ($colors as $value) {
    echo "$value <br>";
}
?>
Contoh

Sunday, 26 October 2014

Belajar PHP

Dasar PHP Sintaks 

Sebuah script PHP dapat ditempatkan di manapun dalam dokumen.

Sebuah script PHP dimulai dengan "<?php" dan berakhir dengan "?>"

Ekstensi file default untuk file PHP adalah "php".
Sebuah file PHP secara normal berisi tag HTML, dan beberapa kode PHP scripting.

Di bawah ini, kita memiliki contoh dari sebuah file PHP sederhana, dengan script PHP yang menggunakan fungsi PHP "echo" untuk output teks "Hello World!" pada halaman web:
contoh
<html>
<body>
<h1> Halaman PHP pertama saya </ h1>
<? php
echo "Hello World!";
?>
</body>
</html>

Note: PHP statements are terminated by semicolon (;). The closing tag of a block of PHP code also automatically implies a semicolon (so you do not have to have a semicolon terminating the last line of a PHP block).

Komentar di PHP 

Sebuah komentar dalam kode PHP adalah garis yang tidak membaca / dilaksanakan sebagai bagian dari program. Satunya tujuan adalah untuk dibaca oleh seseorang yang mengedit kode!

Komentar berguna untuk:


  • Untuk membiarkan orang lain memahami apa yang Anda lakukan - Komentar membiarkan programmer lain memahami apa yang Anda lakukan dalam setiap langkah (jika Anda bekerja dalam kelompok) 
  • Untuk mengingatkan diri sendiri apa yang Anda lakukan - Kebanyakan programmer telah berpengalaman datang kembali ke pekerjaan mereka sendiri dua akhir tahun atau dan harus kembali mencari tahu apa yang mereka lakukan. Komentar dapat mengingatkan Anda tentang apa yang Anda pikirkan ketika Anda menulis kode 

PHP mendukung tiga cara berkomentar:


Contoh
<html>
<body>

<? php
// Ini adalah baris komentar tunggal
# Ini juga merupakan baris komentar tunggal
/ *
Ini adalah beberapa baris komentar blok
yang mencakup lebih dari lebih dari
satu baris
* /
?>
</body>
</html>


Sensitivitas Kasus PHP 

Dalam PHP, semua fungsi user-defined, kelas, dan kata kunci (e.g. if, else, while, echo, etc.) are Tidak case-sensitive.

Dalam contoh di bawah, semua tiga pernyataan gema di bawah hukum (dan sama):
contoh
<html>
<body>
<?php
ECHO "Hello World!<br>";
echo "Hello World!<br>";
EcHo "Hello World!<br>";
?>
</body>
</html>

namun; di PHP, semua variabel adalah case-sensitive.

Dalam contoh di bawah ini, hanya pernyataan pertama akan menampilkan nilai dari variabel $color (ini karena $color, $COLOR, dan $coLOR diperlakukan sebagai tiga variabel yang berbeda):
Contoh
<html>
<body>

<?php
$color="red";
echo "My car is " . $color . "<br>";
echo "My house is " . $COLOR . "<br>";
echo "My boat is " . $coLOR . "<br>";
?>
</body>
</html>

#Salam #Knowledge_Is_Free

Friday, 24 October 2014

Macam macam paging php di dashboard atau di lainnya

Ok langsung ajh ke contohnya

Pake Switch Case:
<?php
$page="index";

switch ($favcolor) {
case "index":
echo "halaman index";
break;
case "dashboard":
echo "halaman dashboard";
break;
case "login":
echo "halaman login";
break;
default:
echo "ini isi halaman default";
}
?>
Pake fungsi if :
<?php
$page="$_GET[page]"; /* ngambil dari URL */
if(file_exists("folder/{$page}.php")){
                            include"folder/{$page}.php";
                        }else{
                            include"beranda.php";
                        }
?>

#Salam #Knowledge_Is_Free

Followers

Translate

Copyright © Trial And Eror | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com